Minggu, 15 Maret 2015

"Bumerang"

"Bumerang"


Dia biarkan aku jatuh cinta
lalu dia pergi seenaknya
dihantui lagu tapi tak peduli
gegabah jadi alasannya

Pandangan yang takkan ku lupa
Lama sudah aku tak punya
Lalu dia pergi menunggu dipaksa
dirayu untuk bicara

Sudah jauh kini aku berjalan tinggalkan dirimu
Takku lihat lagi apa yang membutakan oh ragamu
Sementara kau sibuk dengan permainanmu
Dengan hati yang lain nama yang lain
Sibuk merakit bumerang tuk menyerangmu
berbalik menyerangmu

Dia bilang telah salah langkah
Kekaguman keliur arah
Puisi dan Lagu yang sering aku tulis
hanya itu yang dia mau

Tapi hati
sudah jauh kini aku berjalan tinggalkan dirimu
tak ku lihat lagi apa yang membutakan ragamu

Sementara kau sibuk dengan permainanmu
Dengan hati yang lain nama yang lain
Sibuk merakit bumerang tuk menyerangmu
berbalik menyerangmu

tak ada maaf untuk dia
nanti aku kan membalasnya
dia harus tahu cinta ini benar
bukan hanya mahluk biasa
dia harus tahu cinta ini benar
bukan hanya mahluk biasa

"Kisah Sebentar"

  "Kisah Sebentar"

Denganmu senang hati terasa
Bangun dari mimpiku tahu aku tak sendiri
Matahari pun serasa lebih cerah
Dengan kecup manismu ku mulai melangkah

Ku nikmati tiap detikku dengan namamu di hatiku
Ku rasa bahagia dan hati berbunga-bunga
Kau buatku tergila-gila, tunduk hati aku setia
Selayaknya sihir kau buatku terjatuh

Tapi tak berlangsung lama
Kau tinggalkan aku
Kau pergi berjejak tanya

Ayo ingat kata-katamu
Kau tak akan tinggalkan aku
Ayo ingat kata-katamu
Selamanya kamu hanya untuk aku

Ayo ingat kata-katamu
Sayang cinta kamu segalanya
Ayo ingat kata-katamu
Selamanya kamu hanya untuk aku

Ayo ingat kata-katamu
Kau tak akan tinggalkan aku
Ayo ingat kata-katamu
Selamanya kamu hanya untuk aku

Ayo ingat kata-katamu
Sayang cinta kamu segalanya
Ayo ingat kata-katamu
Selamanya kamu hanya untuk aku

Ayo ingat kata-katamu
Kau tak akan tinggalkan aku
Ayo ingat kata-katamu
Selamanya kamu hanya untuk aku

Ayo ingat kata-katamu
Sayang cinta kamu segalanya
Ayo ingat kata-katamu
Selamanya kamu hanya untuk aku
Selamanya kamu hanya untuk aku
Selamanya kamu hanya untuk aku
Selamanya kamu hanya untuk aku

Denganmu senang hati terasa

"Lagu Untuk Matahari"

"Lagu Untuk Matahari"


Patah karang semangat dengar mulut pedas berdebat
Yang hanya lihat salahmu
Gerah kadang pendengar dapat cibiran sang benar
Sinis mabukkan...

Mereka tak sempurna, sama juga hanya denganmu
Jangan risaukan celahmu
Mungkin mereka bulan tapi ingat mereka matahari
Cahaya mereka darimu

(menari bernyanyi) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya
(bicara bersorak heiii) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya

Mereka tak sempurna, sama juga hanya denganmu
Jangan risaukan celahmu
Mungkin mereka bulan tapi ingat mereka matahari
Cahaya mereka darimu

(buka hatimu) buka hatimu, dengar, biar senang beralasan
Kuatkan langkah jiwamu
Waspada yang cemburu, tak semua kutukan berlaku
Kuatlah langkah hatimu

(menari bernyanyi) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya
(bicara bersorak heiii) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya

Buktikan sekarang, angkat penamu tulis
Bila gemar menulis
Buktikan sekarang, bergerak suaramu
Bila gemar bernyanyi

(menari bernyanyi) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya
(bicara bersorak heiii) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya

(menari bernyanyi) lakukan yang kau suka
(hidupmu) bukan hidupnya
(bicara bersorak heiii) lakukan yang kau suka
(hidupmu bukan hidupnya)

(menari bernyanyi, hidupmu
Bicara bersorak heiii, hidupmu)

Tulus - Sepatu

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia
Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya
Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu.


jangan cintai aku apa adanya

Hai teman tulus, ini dia video baru dari lagu "jangan cintai aku apa adanya"
berikut lirik lagunya :))
Tak sulit mendapatkan mu
Karena sejak lama kau pun mengincarku
Tak perlu lama-lama
Tak perlu banyak tenaga
Ini terasa mudah
Kau trima semua kurangku
Kau tak pernah marah bila ku salah
Engkau selalu memuji apapun hasil tanganku
Yang tidak jarang payah
Reff:
Jangan cintai aku
Apa adanya
Jangan
Tuntutlah sesuatu
Biar kita jalan
ke depan
Kau terima semua kurangku
Kau tak pernah marah bila ku salah
Engkau selalu memuji apapun hasil tanganku
Yang tidak jarang payah
Reff:
Jangan cintai aku
Apa adanya
Jangan
Tuntutlah sesuatu
Biar kita jalan
ke depan
Aku ingin lama jadi petamu
aku ingin jadi jagoan mu
Reff: 2x
Jangan cintai aku
Apa adanya
Jangan
Tuntutlah sesuatu
Biar kita jalan
ke depan

Biografi

Hasil gambar untuk tulus wallpaper

Muhammad Tulus Rusydi (lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia, 20 Agustus 1987; umur 26 tahun) adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu berkebangsaan Indonesia yang berdomisili di Bandung.

Selain itu, pria berdarah Minangkabau ini juga berprofesi sebagai seorang arsitek setelah menamatkan studinya di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

Bernyanyi sejak kecil, Tulus mulai dikenal ketika dia mulai sering bernyanyi di acara-acara komunitas klab jazz dan kampus-kampus di kota Bandung. Semasa kuliahnya dia pernah bergabung dalam Sikuai Band.

Album perdananya, Tulus, yang diproduseri oleh Ari Renaldi, dan diedarkan oleh Demajors, dirilis oleh perusahaan rekamannya sendiri, Tulus Record pada bulan September tahun 2011, dimana dia sendiri beserta kakak kandungnya, Riri Muktamar Rusydi bertindak sebagai produser eksekutif. Lagu-lagunya seperti Sewindu, Teman Hidup, Kisah Sebentar, Tuan Nona Kesepian, dan Jatuh Cinta, merajai chart-chart di radio-radio di seluruh Indonesia.

Majalah Rolling Stone Indonesia menobatkan Tulus sebagai Editor's Choice: Rookie of The Year tahun 2013. Selain itu album perdananya pernah menduduki peringkat pertama chart Rolling Stone pada Januari dan Februari 2012.

Teman Hidup sempat menduduki peringkat ke-1 deretan K-20 Kompas TV.

Tulus kerap kali mengadakan konser tunggal untuk memuaskan para penggemarnya. Konser pertamanya diadakan di Auditorium Centre Culturel Francais (sekarang IFI) Bandung yang bertajuk 'An Introduction: Tulus' pada tanggal 28 September 2011, kemudian konser 'Beyond Sincere' di Gedung Kesenian Jakarta pada tanggal 25 Mei 2012, dan terakhir adalah konser tunggal bertajuk 'Konser Diorama' pada tanggal 9 Mei 2013 di Teater Tertutup Dago Tea House, Bandung.

Pada pergelaran Jakarta International Java Jazz Festival 2013 di Jakarta, Tulus menjadi salah satu pendatang baru yang paling diminati penonton. Di ajang tersebut, Tulus juga berkolaborasi dengan Raisa, dimana mereka menyanyikan lagu Teman Hidup dan A Whole New World.

Akhir Juni 2013, RAN berkolaborasi dengan Tulus. Mereka meluncurkan satu single, Kita Bisa.

Akhir Agustus 2013, Tulus mengeluarkan single Sepatu dalam bentuk digital download yang dapat diunduh melalui iTunes, dan menjadi salah satu single yang menempati posisi atas chart iTunes Indonesia, selain Teman Hidup dan Sewindu.